CentOS Webserver Wordpress dengan Trafik dan Keamanan Tinggi



CentOS sebagai Webserver WordPress dengan Trafik dan Keamanan Tinggi

Webserver

Senin, 10 April 2017
Tekinfom.com – Bismillahirrahmanirrahim, malam ini saya ingin memulai menulis mengenai Linux CentOS, Server Website (Nginx, php-fpm, Mariadb, Cache (apc, memcached) Server yang saya setup dan optimasi disini khusus untuk settingan pengguna CMS WordPress dengan Load pengunjung Website yang Tinggi / Hight Trafict, mengingat sudah beberapa tahun ini saya mengelola Webserver dengan Linux CentOS dengan WordPress sebagai CMSnya.
CentOS sebagai Webserver WordPress dengan Trafik dan Keamanan Tinggi

Dan Artikel ini dipublikasikan dengan maksud sebagai catatan Setingan Server CentOS saya supaya ngga hilang aja catatannya dan juga semoga artikel dan catatan settingan server CentOS ini dapat membantu teman – teman sekalian yang baru memulai Setting server CentOS untuk keperluan trafik yang tinggi dan dengan tingkat keamanan yang berlapis.

Perlu diperhatikan bahwa webserver yang tepat untuk WordPress dengan tingkat pengunjung dan keamanan yang tinggi minimal menggunakan VPS, saya tidak menyarankan menggunkan hosting karna sudah pasti tidak kuat, mungkin bisa juga di paksakan dengan beberapa teknik, akan tetapi saya tidak membahas server hosting melainkan hanya membahas Linux CentOS Sebagai OS Webserver yang akan kita digunakan oleh WordPress.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat Webserver yang Siap Tempur :

  1. Kecepatan Akses (Cache PHP (WordPress), Nginx, APC, Memcached)
  2. Security Webserver (Firewall/Iptables, Security Nginx, Iptrap, Fail2band, DDos Deflate, Selinux Config)
  3. Optimalisasi Hak Akses Dengan Group User
  4. Optimalisasi Nginx
  5. Optimalisasi Php-Fpm
  6. Optimalisasi Mariadb
  7. Auto Backup Database dan data
  8. Setting Security Server (Firewall, Fail2band).

 

1. Kecepatan Akses Server

Kecepatan Akses menjadi Hal Utama yang perlu untuk diperhatikan dalam membangun sebuah server Website yang berkualitas dan tangguh, ada beberapa komponen yang sangat memepengaharui kecepatan akses server website :

CentOS sebagai Webserver WordPress dengan Trafik dan Keamanan Tinggi
 

 

  • Hardware (Spesifikasi Server) : RAM, CPU dll
  • Koneksi Jaringan : Koneksi jaringan sangat berpengaruh terhadap server website, semakin besar koneksinya maka akan semakin cepat server mendapat dan mengirimkan data ke user / pembaca.
  • Settingan (Nginx, php-fpm, Mariadb, Cache) settingan webserver ini sangat berpengaruh terhadap cepat atau tidaknya respon server terhadap permintaan yang dikirimkan User / Pembaca.

2. Security Webserver

CentOS sebagai Webserver WordPress dengan Trafik dan Keamanan Tinggi
 

Security Webserver sangat diperlukan, karna bisa berbahaya jika keamanan Webserver dibiarkan secara default, hal ini bisa mengakibatkan Hacker bisa lebih leluasa / gampang untuk nembus server kita, oleh karna itu sedikit tambahan settingan Custom akan membuat webserver kita mempunyai Security ganda, yang akan membuat webserver kita menjadi lebih aman dari sebelumnya.

3. Optimasi Hak Akses Dengan Mengcustom Group User

CentOS sebagai Webserver WordPress dengan Trafik dan Keamanan Tinggi

Dalam dunia linux biasa kita bertemu dengan hak Akses atau CHMOD, dan alangkah lebih baiknya kalau kita juga menggunakan teknik CHOWN dalam mengoptimasi keamanan server linux kita. dengan adanya manajamen user grup yang terarah maka akan mudah mengatur dan mengetahui siapa saja yang mengakses atau minimal tahu dari user mana  saja server biasa di akses.

4. Optimasi Nginx Server

CentOS sebagai Webserver WordPress dengan Trafik dan Keamanan Tinggi
 


Webserver Nginx adalah pengganti Apache / httpd, Nginx sebagai pengganti penggunaan Apache yang mempunyai Load Kerja CPU yang sangat tinggi, dengan menggunakan Nginx sebagai webserver yang kita gunakan maka akan mengurangi beban penggunaan CPU sampai 80% jika dibandingkan dengan penggunaan Apache sebagai webserver. Dengan sedikit optimasi yang dilakukan pada setingan Nginx maka akan mendapatkan hasil yang luar biasa maksimal.

5. Jika di dalam penggunaan Apache Server kita perlu menginstall PHP, Maka di dalam Menginstall Nginx maka kita akan mengganti PHP dengan Php-Fpm sebagai interpreter penerjemah bahasa PHPnya, Kelebihan Php-Fpm adalah Lebih cepat dan enteng jika dibandingkan penggunaan PHP yang biasa kita install sepasang dengan Apache Server.

6. Jika Nginx sudah terinstall / terpasang di server, langkah selanjutnya adalah mulai menginstall MySQL/Mariadb sebagai Database Server yang akan kita Optimasi dan kita gunakan.

7. Teknik selanjutnya adalah Auto Backup Data Supaya data kita aman dari keadaan darurat perang dengan menggunakan Crontab sebagai Auto Schedule dan rsync sebagai servis script backupnya.

8. Setelah setingan server database, server webserver, auto backup selesai, maka langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi keamanan webserver yang sudah kita konfigurasi sebelumnya.

Beberapa point di atas adalah beberapa langkah yang biasa saya lakukan dalam melakukan konfigurasi di server CentOS yang saya maintenance sampai saat ini. Dan Alhamdulillah semuanya berjalan sesuai dengan apa yang saya harapkan, dan bisa menampung puluhan ribu trafik perhari. Untuk Contoh dan cara setingan lengkapnya tunggu artikel saya berikutnya.

Semoga artikel yang saya buat ini bisa sangat bermanfaat bagi teman – teman semua yang masih baru mau membuat webserver dengan kemampuan menampung puluhan ribu trafik pembaca setiap harinya dan mempunyai security yang kuat untuk menjaga webserver yang sudah kita buat dengan susah payah. Terimakasih.

Komentar